MELIHAT SETAN

Posted in Selasa, 19 April 2011
by Mbah Lalar


Konon, ada seorang Bani Israil sangat tekun berpuasa. Tak tanggung-tanggung, selama tujuh puluh tahun, ia hanya berbuka puasa setiap tujuh hari sekali. Syahdan, suatu ketika, dia ingin tahu cara setan membujuk manusia. Ia memohon kepada Allah SWT agar diperkenankan melihat setan.

Begitu lama keinginan itu, tapi tidak juga terpenuhi. Akhirnya, ia bergumam, "Kalau aku dapat melihat kesalahan dan dosa-dosaku kepada Allah, maka hal itu jauh lebih baik daripada keinginanku melihat setan."

Tiba-tiba, ada Malaikat bertamu kepadanya. "Aku diutus Allah untuk menyampaikan sesuatu. Allah berfirman, 'Segelintir ucapanmu tadi lebih Aku sukai daripada ibadahmu selama ini'."

"Dan Allah Memperkenankan kedua matamu bisa melihat setan," jelas Malaikat.

"Lihatlah sekarang!" lanjut Malaikat itu.

Ia membuka kelopak mata. Ternyata, ia melihat kerumunan setan yang menyesaki bumi. Tak satupun manusia kecuali dikelilingi oleh setan. Tanpa terasa ia bergumam, "Ya Allah, siapa yang selamat dari setan-setan ini?"

Allah menjawab, "Orang wara' yang lemah lembut."

Dari Ihyâ' Ulûmuddîn, III