Pidato Guru Besar Tuan Guru Bangkak lc

Posted in Jumat, 15 Juli 2011
by Unknown


Kang Bangkak, sang Guru Besar Manhaj Salaf Indonesia sedang berdakwah dalam "Simposium Indonesia Menuju Kemurnian Islam"...

"Dan saudara2 sekalian, ketahui dan camkanlah, hanya inilah MANHAJ yang selamat, MANHAJ yang diridlai, MANHAJ yang terjamin syurganya, MANHAJ yang disebutkan Nabi SAW sebagai umat yang terbaik, jangan ragu dan jangan bimbang !" ujar...nya bera...pi2 hingga mengacung2kan jarinya kepada para peserta simposium.

"Mbah Lalar: apakah berarti yang tidak ikut manhaj ini pasti TIDAK SELAMAT ?"

"PASTI ! Saudaraku, mereka semua adalah ahli bid'ah, dan semua bid'ah adalah sesat, dan semua kesesatan adalah NERAKA !" jawab sang guru.

"Tuan Guru, bagaimana dengan organisasi seperti NU, MUHAMMADIYYAH, IKHWANULMUSLIMIN, dll. Apakah mereka sesat ?" tanya Mbah Lalar

"Apabila mereka mengingkari MANHAJ ini, tentu mereka juga ahli bid'ah, sedangkan semua bid'ah adalah sesat, dan semua yang sesat bertempat di NERAKA !" jawab sang guru.

"Bagaimana dengan orang2 yang hidup antara zaman Salaf hingga Ibnu Taimiyyah tuan guru, apakah mereka juga sesat semuanya ?" Tanya Mbah Lalar, Kang Bangkak mulai terdesak dan kesal atas pertanyaan yang kian menyulitkannya.

"Huumm, Hemm, uuh, aah, ya, apabila mereka mengingkari MANHAJ ini, maka mereka adalah ahli bid'ah, semua bid'ah adalah sesat, dan semua kesesatan di NERAKA !" jawabnya mulai linglung.

"Tuan Guru, bagaimana dengan orang yang bermadzhab, apakah mereka juga masuk neraka ?"

"Humm, Hemmm, Hummm, Hemmm, tentu saja, TAQLID kepada selain Nabi SAW adalah bid'ah, semua bid'ah adalah sesat, dan semua kesesatan adalah di NERAKA !" jawabnya tambah bingung dan kesal.

"Kalau begitu, bagaimana nasib Imam Ghazaliyy, Imam Bukhariyy, Imam Ibnu Hajar, dll. Mereka zemua kan TAQLID kepada salah satu Imam Madzhab tuan guru ?!" tanya peserta lagi.

(belum sempat Kang Bangkak menjawab, HPnya berdering, lagu keong racun pun berkumandang, semua peserta bersorak, meneriaki sang guru, dengan wajah merah menahan malu, ia keluar dari gedung, dan mengirimkan sms dari dalam mobilnya, lalu...)