IQRO

Posted in Jumat, 11 Maret 2011
by Mbah Lalar
Terjemah dan Tafsir:
1.      Membaca Surat Fatihah
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ (1) الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ (2) الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ (3) مَالِكِ يَوْمِ الدِّينِ(4) إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ (5) اهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيمَ (6) صِرَاطَ الَّذِينَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ غَيْرِ الْمَغْضُوبِ عَلَيْهِمْ وَلَا الضَّالِّينَ (7) 
2.     Mengartikan Surat Fatihah
a.     Terjemah

1. Dengan keluhuran keagungan الله Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.
2. Segala puji bagi  الله. Tuhan semesta alam.
3. Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.
4. Yang menguasai hari pembalasan.
5. Hanya kepada-Mu kami menyembah dan hanya kepada Engkaulah kami meminta pertolongan.
6. Tunjukkanlah kami ke jalan yang lurus.
7. (yaitu) jalan orang-orang yang telah engkau anugerahkan nikmat kepada mereka; bukan (jalan) mereka yang dimurkai (yahudi), dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat (Nasrani)  
b.     Penjelasan
Surat ini mempunyai banyak nama, diantaranya: Surat Al Fatihah, Surat As Sab’ul Matsany dan Surat Ummul Kitab. 
Surat ini disebut :" Al Fatihah"(pembukaan), karena dengan surat inilah dibuka dan dimulainya Al Qur'an.
Dinamakan :" As Sab'ul matsany" (tujuh ayat yang berulang-ulang) karena ayatnya tujuh dan dibaca dalam setiap sholat.
Juga dinamakan " Ummul Kitab"  karena dia mencakup pokok kandungan isi Al Qur'an, sehingga seperti induk.
Surat Al Fatihah yang dimulai dengan basmalah ini, adalah termasuk golongan surat Makkiyah. Ayatnya ada tujuh, namun sudah mencakup segala kandungan isi Al Qur'an.
Dimulainya Al Fatihah dengan ayat Basmalah   berarti memberikan isyarat kepada kita, agar memulai sesuatu yang baik dengan membaca Basmalah.
Dalam surat ini, الله menerangkan bagaimana cara kita memuji kepada-Nya, seolah-olah الله berfirman: “hai para hamba-Ku, apabila kamu semua ingin bersukur dan memuji kepada-Ku, ucapkanlah:

1
الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِين

Bersyukurlah kepada-Ku atas kebaikan dan anugrah yang Kami berikan kepadamu”.
Dalam ayat 2-3-4 الله menjelaskan sifat-sifatNya, yaitu Tuhan semesta alam, Maha Pengasih, Maha Penyayang dan Maha Kuasa pada hari pembalasan, sehingga kita harus ikrar akan selalu menyembah dan meminta pertolongan kepada-Nya sebagaimana yang  dituntun oleh الله dalam firman-Nya:

إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِين
Amal baik itu hanya dari الله, maka dari itu setelah ikrar kita juga harus berdoa.الله  meneladani kita dengan firman-Nya:
 
اهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيمَ (6) صِرَاطَ الَّذِينَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ غَيْرِ الْمَغْضُوبِ عَلَيْهِمْ وَلَا الضَّالِّينَ
                                                                                       
3.     Keutamaan Surat Al Fatihah
        Rasulullah SAW menyatakan bahwasanya surat ini merupakan surat yang paling utama. Suatu saat Beliau ditagih oleh Abi Said ibn Al Mu'alla agar mengajarinya surat yang paling mulia, Beliau menjawabnya: 

)الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِين) هي السبع المثاني والقرآن العظيم الذي أوتيته
        Rasululloh SAW bersabda:

فاتحة الكتاب فيها شفاء من كل داء

Bukan hanya itu bahkan Rasululloh SAW menamakannya dengan nama:  رقية حق dan lain sebagainya.

4.     Hukum-hukum
a. Membaca Surat Al fatihah dalam solat hukumnya wajib.
b. Basmalah termasuk ayat dari Surat Al Fatihah, maka wajib dibaca ketika solat
c. Sunah membaca Taawudz ketika hendak membaca Al Qur'an
d. Membaca Amin hukumnya sunah.
5.     Pelajaran yang dapat kita ambil:
a. Setiap memulai sesuatu disunnahkan membaca basmalah karena basmalah merupakan awal dari kalam الله, tabarruk dengannya dan mengakui atas kekuasaan  الله.
b. Wajib bersyukur atas nikmat"-Nya.
c. Wajib ikrar akan menyembah-Nya.
d. Wajib meminta pertolongan kepada-Nya dalam menjalani tugas kholifah ini.