"Reshuffle", Kursi PKS Dikurangi

Posted in Rabu, 09 Maret 2011
by Mbah Lalar
Ketua Pusat Pengembangan Strategi dan Kebijakan Partai Demokrat Ulil Abshar Abdallah menyatakan, saat ini proses seleksi menteri terkait dengan rencana reshuffle kabinet sudah mulai dilakukan.

"Mengenai nama-nama menteri yang akan diganti, kami belum dapat memastikan," katanya, di
Semarang, Rabu (8/3/2011).

Ia mengatakan, jumlah menteri dari Partai Golkar, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), dan Partai Demokrat, serta partai koalisi yang lain akan mengalami perubahan.

Menurut dia, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sedang mencari dan menyeleksi orang-orang yang terbaik untuk menaikkan kembali popularitas pemerintah yang merosot.

"Reshuffle besar-besaran kemungkinan tidak terjadi tapi yang jelas akan ada pergantian menteri di kabinet dalam jumlah yang cukup banyak dan saya tidak dapat memastikan siapa saja," ujarnya.

Ia mengatakan, Partai Golkar dipastikan masih di dalam koalisi, sedangkan PKS kemungkinan masih dipertahankan namun jumlah menterinya akan cukup banyak berkurang.

Saat ini, PKS menempatkan empat kadernya di Kabinet Indonesia Bersatu II. Mereka ialah Tifatul Sembiring (Menteri Komunikasi dan Informasi), Suswono (Menteri Pertanian), Salim Assegaf Al'jufrie (Menteri Sosial), dan Suharna Surapranata (Menteri Riset dan Teknologi).

Dari 33 kursi kementerian, 17 di antaranya diisi perwakilan enam partai politik yang tergabung dalam koalisi partai politik pendukung pemerintah. Enam parpol itu ialah Demokrat, Golkar, PKB, dan PAN, PPP, PKS.

"Saya belum yakin apakah Partai Gerindra akan ditarik masuk dalam koalisi terkait dengan adanya kemungkinan sebelumnya bahwa PKS dikeluarkan secara keseluruhan," katanya.

Menurut dia, partai koalisi saat ini kembali ke "status quo" dan belum ada tambahan partai baru yang bergabung.


Sumber: Kompas.com